Iklan videotron Bandung bekerja paling baik bila layarnya berada di jalur yang benar-benar dilewati audiens Anda setiap hari, bukan sekadar di titik yang kelihatan ramai. Di Bandung, 8infiniooh mengelola lima layar LED berukuran 4 m x 8 m di tiga lokasi: dua sisi di Jl. Buah Batu, dua sisi di Jl. LLRE Martadinata (Jalan Riau), dan satu layar di Jl. Sunda dekat Jl. Merdeka. Setiap layar hanya punya satu muka, jadi arah lalu lintas yang dihadapinya menentukan siapa yang melihat iklan Anda. Berikut cara membaca kelima titik itu, kapan masing-masing cocok dipakai, dan apa yang perlu disiapkan sebelum materi tayang.
Lima titik iklan videotron Bandung dan arah lalu lintasnya
Sebelum membandingkan lokasi, lihat dulu ke mana setiap layar menghadap. Data di bawah ini adalah spesifikasi titik yang kami kelola saat ini.
| Titik | Alamat | Ukuran | Menghadap ke |
|---|---|---|---|
| LED Buah Batu A | Jl. Buah Batu No.159, Turangga | 4 m x 8 m, 1 sisi | Arah Tol Padalarang |
| LED Buah Batu B | Jl. Buah Batu No.159, Turangga | 4 m x 8 m, 1 sisi | Arah pusat kota Bandung |
| LED Riau A | Jl. LLRE Martadinata No.32, Citarum | 4 m x 8 m, 1 sisi | Arah Cicaheum |
| LED Riau B | Jl. LLRE Martadinata No.32, Citarum | 4 m x 8 m, 1 sisi | Arah BIP / pusat kota |
| LED Sunda | Jl. Sunda No.93, dekat Jl. Merdeka | 4 m x 8 m, 1 sisi | Arah BIP / pusat kota |
Ukurannya seragam, sehingga satu file materi bisa dipakai di kelima layar tanpa perlu dibuat ulang. Yang membedakan adalah konteks jalannya: siapa yang lewat, sedang menuju ke mana, dan berapa lama mereka punya waktu untuk melihat layar.
Buah Batu: dua arah dengan audiens yang berbeda
Di Jl. Buah Batu No.159, kedua layar dipasang pada struktur yang melintang di atas jalan, sehingga pengendara melihatnya tepat di depan mata, bukan dari samping. Sisi A menghadap kendaraan yang bergerak ke arah Tol Padalarang. Artinya, yang membaca pesan Anda adalah orang yang sedang keluar dari kota atau menuju akses tol. Pesan yang relevan untuk mereka biasanya terkait perjalanan, kendaraan, atau sesuatu yang bisa diingat sampai tujuan, seperti nama aplikasi atau produk yang dibeli di minimarket berikutnya.
Sisi B menghadap arus sebaliknya, ke arah pusat kota. Pengendara di sisi ini sedang masuk ke Bandung untuk bekerja, sekolah, belanja, atau bertemu orang. Untuk mereka, ajakan yang dekat dengan tujuan lebih masuk akal: promo toko di pusat kota, acara akhir pekan, pembukaan gerai baru, atau kampanye yang ingin dilihat berulang setiap pagi.
Bila anggaran memungkinkan, mengambil kedua sisi Buah Batu sekaligus membuat pesan Anda terlihat dari dua arah di satu ruas jalan. Ini berguna untuk kampanye peluncuran, saat yang dibutuhkan adalah kesan bahwa merek Anda ada di mana-mana dalam satu minggu yang sama.
Jalan Riau dan Jalan Sunda: koridor menuju pusat kota
Jl. LLRE Martadinata, yang lebih dikenal warga sebagai Jalan Riau, adalah koridor belanja dan kuliner di Bandung bagian tengah. Layar Riau A menghadap arus ke arah Cicaheum di timur, sedangkan Riau B menghadap arus ke arah BIP dan pusat kota. Kombinasi ini memberi dua audiens yang berbeda di satu titik: orang yang pulang ke arah timur dan orang yang baru datang ke pusat keramaian.
LED Sunda berada di Jl. Sunda No.93, dekat Jl. Merdeka, dan menghadap arus ke arah BIP. Posisinya dekat dengan pusat belanja, sehingga cocok untuk pesan yang mengarahkan orang ke lokasi tertentu dalam radius pendek, misalnya gerai di dalam mal atau acara di sekitar Jl. Merdeka.
Perhatikan bahwa tiga layar, yaitu Buah Batu B, Riau B, dan Sunda, sama-sama menghadap ke arah pusat kota. Jika target Anda adalah orang yang sedang menuju pusat Bandung, ketiganya bisa dirangkai menjadi satu paket. Pengendara yang melewati lebih dari satu titik akan melihat pesan yang sama berulang kali dalam satu perjalanan, dan pengulangan seperti itu membantu merek lebih cepat diingat.
Satu titik atau beberapa titik sekaligus?
Pertanyaan ini sering muncul di awal diskusi. Jawabannya bergantung pada tujuan kampanye, bukan pada jumlah layar yang tersedia.
- Satu titik cocok bila audiens Anda terkonsentrasi di satu kawasan, misalnya gerai yang berada tidak jauh dari layar, atau acara yang hanya relevan untuk warga sekitar.
- Dua sisi di satu lokasi cocok untuk menjangkau arus pergi dan pulang di ruas yang sama, sehingga orang yang sama bisa melihat pesan Anda pagi dan sore.
- Beberapa lokasi cocok untuk peluncuran produk atau kampanye kota, ketika Anda ingin merek terlihat di beberapa koridor utama dalam periode yang sama.
Untuk perbandingan yang lebih luas antara layar di jalan raya dan layar di dalam pusat belanja, Anda bisa membaca ulasan kami tentang iklan LED di mall atau LED jalan raya. Prinsip yang sama berlaku di Bandung: layar jalan raya menangkap orang yang sedang bergerak, layar dalam mal menangkap orang yang sedang berbelanja.
Materi untuk layar 4 x 8 m yang dilihat dari kendaraan
Pengendara biasanya hanya punya beberapa detik untuk membaca layar, dan sebagian jalan di Bandung dinaungi pohon besar yang membatasi sudut pandang dari kejauhan. Karena itu, materi yang paling berhasil adalah materi yang tetap jelas walaupun hanya dilihat sekilas.
Gunakan satu pesan utama per materi. Logo dan nama produk harus terbaca dari jarak jauh, jadi berikan ukuran yang besar dan kontras yang tegas terhadap latar belakang. Hindari teks kecil seperti syarat dan ketentuan atau alamat lengkap; pengendara tidak akan sempat membacanya. Jika perlu mencantumkan alamat web atau akun media sosial, pilih yang paling pendek.
Gerakan membantu menarik perhatian, tetapi jangan berlebihan. Animasi yang terlalu cepat membuat pesan sulit dicerna, sementara transisi yang tenang dengan satu titik fokus lebih mudah diingat. Uji materi Anda dengan melihatnya dari layar ponsel yang dijauhkan dari mata: bila logo dan pesan utama masih jelas, kemungkinan besar materi itu juga terbaca di jalan.
Kami juga sudah menulis panduan tentang desain billboard yang mudah dibaca pengendara dan tentang durasi tayang dan frekuensi slot iklan videotron. Keduanya relevan untuk layar di Bandung karena pola melihatnya sama, yaitu dari kendaraan yang sedang bergerak.
Faktor yang memengaruhi biaya iklan videotron di Bandung
Biaya tidak ditentukan oleh satu angka tetap. Beberapa hal yang biasanya dihitung saat tim menyusun penawaran:
Pertama, durasi materi dan jumlah tayang per hari. Materi yang lebih panjang atau slot yang lebih sering tentu memakan porsi waktu layar yang lebih besar. Kedua, periode kampanye, karena kontrak mingguan dan bulanan disusun berbeda. Ketiga, jumlah titik dan sisi yang diambil; paket beberapa lokasi dihitung sebagai satu rencana, bukan sekadar penjumlahan. Keempat, kebutuhan produksi materi bila Anda belum memiliki file dengan resolusi yang sesuai. Kelima, komponen perizinan dan pajak reklame yang berlaku di Kota Bandung, yang sebaiknya Anda tanyakan sejak awal agar tidak ada kejutan di tengah jalan.
Karena kombinasinya berbeda untuk setiap kampanye, cara tercepat untuk mendapatkan angka yang akurat adalah menyampaikan tujuan, periode, dan target audiens Anda langsung ke tim kami.
Langkah berikutnya sebelum memesan
Mulailah dengan menuliskan siapa yang ingin Anda jangkau dan sedang menuju ke mana mereka. Dari situ, pilih sisi layar yang menghadap arus tersebut. Tentukan periode kampanye, lalu siapkan satu pesan utama yang bisa dibaca dalam beberapa detik. Minta spesifikasi teknis materi kepada tim sebelum desainer mulai bekerja, supaya file tidak perlu diubah ulang.
Selama kampanye berjalan, tim lapangan kami memotret layar secara berkala sebagai dokumentasi bukti tayang. Bila Anda membutuhkan foto-foto itu untuk laporan internal atau untuk ditunjukkan kepada atasan, sampaikan kebutuhan tersebut kepada tim sejak awal, bersama tanggal-tanggal yang paling penting bagi kampanye Anda.
Detail kelima layar dapat Anda lihat di halaman billboard digital Bandung, dan gambaran layanan kami ada di halaman DOOH LED videotron. Untuk rekomendasi titik dan penawaran, hubungi tim 8infiniooh lewat WhatsApp atau halaman kontak; kami akan membantu mencocokkan arah layar dengan rute audiens Anda.