Iklan LED di mall lebih efektif daripada LED jalan raya ketika keputusan beli terjadi di gedung yang sama, dalam hitungan menit atau jam setelah orang melihat iklannya. Pengunjung mall sedang berjalan pelan, memegang ponsel, dan sudah berniat membelanjakan uang. Pengendara di Jl. Letjen S. Parman sedang memikirkan lampu merah berikutnya. Dua kondisi ini menuntut tujuan, materi, dan cara membeli slot yang berbeda, dan kesalahan paling umum yang kami lihat adalah brand memakai satu materi untuk keduanya.
Tulisan ini membantu Anda memutuskan kapan anggaran DOOH sebaiknya masuk ke layar di dalam mall, kapan tetap ke videotron jalan raya, dan kapan keduanya perlu jalan bersamaan. Kami memakai contoh dari inventori yang kami kelola sendiri, jadi ukurannya nyata, bukan ilustrasi.
Apa yang membedakan iklan LED di mall dari LED jalan raya
Perbedaannya bukan soal mana yang lebih besar atau lebih terang. Yang berubah adalah jarak pandang, berapa lama mata bertahan di layar, dan apa yang bisa dilakukan audiens sesudah melihat iklan. Tabel ini kami pakai saat menjelaskan ke klien yang baru pertama kali membeli layar indoor.
| Aspek | LED di dalam mall | LED jalan raya |
|---|---|---|
| Jarak pandang | Dekat, beberapa meter dari railing atau eskalator | Jauh, dari dalam kendaraan yang bergerak |
| Kondisi audiens | Berjalan, santai, sedang dalam mode belanja | Berkendara atau duduk di kendaraan umum, fokus ke jalan |
| Isi pesan yang terbaca | Detail produk, promo, lokasi tenant, QR code | Satu pesan, logo, visual besar |
| Jam ramai | Sore, malam, dan akhir pekan | Jam berangkat dan pulang kerja |
| Bentuk layar | Sering tidak standar: strip panjang, pilar, portrait | Umumnya persegi panjang besar menghadap arus lalu lintas |
Dari tabel itu terlihat bahwa LED mall unggul di kedalaman pesan, sedangkan LED jalan raya unggul di jangkauan harian ke orang yang belum tentu sedang berbelanja.
Kapan iklan LED di mall lebih masuk akal
Produk Anda dijual di gedung yang sama
Brand F&B, kosmetik, gadget, atau fashion yang punya gerai di mall tersebut mendapat jarak paling pendek antara melihat dan membeli. Materi bisa menyebut lantai dan nama gerai secara langsung. Di LED jalan raya, informasi seperti "Lantai 2, sebelah eskalator" tidak ada gunanya.
Promo dengan batas waktu
Diskon akhir pekan, harga khusus tanggal kembar, atau promo bundling bekerja lebih baik di dalam mall karena pengunjung bisa langsung bertindak. Karena kontennya digital, materi bisa diganti saat promo berganti tanpa biaya cetak ulang. Ini juga alasan kenapa Oktober adalah waktu yang pas untuk mengunci slot: periode Natal, tahun baru, dan promo belanja 11.11 serta 12.12 biasanya membuat jadwal layar mall cepat terisi, dan brand yang memesan mendadak sering hanya kebagian sisa jam tayang.
Peluncuran yang butuh visual detail
Tekstur lipstik, warna varian baru, atau fitur kamera ponsel sulit terbaca dari mobil yang melaju. Dari jarak beberapa meter di dalam atrium, detail seperti itu terlihat jelas. Bila Anda punya video produk close-up, layar indoor adalah tempat materi itu paling berguna.
Target keluarga dan pengunjung akhir pekan
Orang tua yang membawa anak, pasangan muda, dan rombongan kantor saat makan siang menghabiskan waktu cukup lama di area makan dan atrium. Kalau segmen Anda ada di sana, layar di dekat jalur eskalator dan food area memberi kesempatan dilihat berulang kali dalam satu kunjungan.
Kapan LED jalan raya tetap lebih tepat
Untuk awareness skala kota, LED jalan raya masih jawabannya. Komuter melewati titik yang sama setiap hari, sehingga frekuensi terbentuk tanpa mereka harus masuk ke gedung tertentu. Beberapa contoh dari inventori kami:
- LED Slipi di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, berukuran 9 m x 18 m dan menghadap arah Semanggi.
- LED Dukuh Atas di Jl. Blora, Menteng, berukuran 7 m x 14 m dengan arah pandang Jl. Jend. Sudirman menuju Senayan.
- LED Senopati, 8 m x 4 m, menghadap arah SCBD, cocok untuk audiens kantor dan kawasan kuliner Jakarta Selatan.
- Robotic LED di Mandarin Oriental yang menghadap Bundaran HI, dengan tiga sisi layar dan panel yang bisa bergerak. Ini robotic LED pertama di Indonesia dan biasa dipakai untuk momen peluncuran yang ingin terlihat di pusat kota.
Pilih jalan raya bila tujuan Anda adalah membuat nama brand dikenal luas, bila produk dijual di banyak kanal sekaligus (marketplace, minimarket, dealer), atau bila Anda ingin pesan terlihat oleh pengambil keputusan yang jarang punya waktu ke mall pada hari kerja.
Layar di dalam mall menuntut materi yang berbeda
Di sinilah banyak kampanye kehilangan nilainya. Layar indoor jarang berbentuk 16:9. Di Agora Lifestyle Mall, Tanah Abang, Jakarta Pusat, misalnya, LED Agora M & L1 berupa strip panjang 19,84 m x 2,56 m dan 20,8 m x 1,6 m yang melingkari railing. LED Agora Pilar L2 & Sunken Garden L1 berukuran 14,72 m x 2,08 m. Sementara LED Agora GF di sebelah Chagee justru portrait, 2,56 m x 5,76 m, dan LED Agora Skydeck 4 m x 7 m.
Video TVC 16:9 yang dipaksa masuk ke strip sepanjang hampir 20 meter akan berakhir dengan pita hitam besar atau gambar yang terpotong. Praktik yang kami sarankan:
- Minta file spesifikasi resolusi setiap layar sebelum tim kreatif mulai bekerja, bukan sesudah materi jadi.
- Untuk strip panjang, susun cerita secara horizontal: produk bergerak dari kiri ke kanan, teks pendek di satu ujung, logo di ujung lain.
- Untuk layar portrait, pakai potongan vertikal yang mirip konten media sosial. Materi Reels atau TikTok brand sering bisa diadaptasi dengan sedikit penyesuaian.
- Anggap layar tayang tanpa suara. Semua pesan penting harus terbaca dari teks dan gambar.
- Tambahkan QR code hanya bila layar berada di jalur orang berhenti, misalnya dekat eskalator atau area tunggu, dan pastikan ukurannya cukup besar untuk dipindai dari lantai di bawahnya.
Soal berapa detik materi sebaiknya berjalan dan berapa kali muncul per jam, kami sudah membahasnya di artikel durasi tayang iklan videotron dan frekuensi slot.
Titik di antara keduanya: LED jalan raya di depan mall
Ada kategori ketiga yang sering terlewat, yaitu LED luar ruang yang berdiri tepat di akses masuk sebuah mall. Contohnya LED JPO Metropolitan Mall Bekasi di Jl. Arteri Baru KH. Noer Ali, berukuran 6 m x 12 m. Layar ini dilihat oleh arus kendaraan di jalan arteri, termasuk orang yang sedang menuju mall dan kawasan sekitarnya.
Titik seperti ini cocok untuk brand yang ingin menangkap orang sebelum mereka masuk gedung, misalnya dealer otomotif dengan pameran di mall atau tenant yang sedang membuka gerai baru. Kampanye Mitsubishi XFORCE, misalnya, pernah ditayangkan di LED JPO Metropolitan Mall Bekasi. Daftar titik lain di kota ini ada di halaman billboard digital Bekasi.
Menggabungkan LED mall dan jalan raya untuk musim akhir tahun
Untuk kampanye November sampai Desember, pola yang kami rekomendasikan biasanya berurutan. Dua sampai tiga minggu pertama, LED jalan raya membangun awareness: visual sederhana, satu pesan, logo besar. Saat periode promo dimulai, porsi anggaran bergeser ke layar indoor yang menayangkan detail penawaran, lokasi gerai, dan tanggal berakhirnya promo.
Pastikan visual kunci di kedua jenis layar sama, supaya orang yang sudah melihat iklan di Slipi atau Dukuh Atas langsung mengenalinya di atrium. Yang berbeda hanya kepadatan informasinya. Bila kampanye juga memakai booth atau aktivasi di area mall, jadwalkan aktivasi pada akhir pekan yang sama dengan puncak tayang indoor agar layar dan booth saling mengarahkan pengunjung.
Faktor yang menentukan biaya
Kami tidak mencantumkan angka di sini karena biayanya bergantung pada kombinasi yang Anda pilih. Faktor yang paling berpengaruh antara lain jumlah layar dan titik, lama kontrak (harian, mingguan, bulanan), durasi dan jumlah slot per jam, serta apakah Anda meminta jam tayang tertentu seperti malam akhir pekan. Untuk layar indoor dengan format tidak standar, perhitungkan juga biaya adaptasi materi ke beberapa resolusi. Untuk LED jalan raya, aspek perizinan dan pajak reklame ikut memengaruhi struktur penawaran, dan tim kami akan menjelaskannya sesuai titik yang dipilih.
Daftar lengkap titik beserta ukuran dan arah pandangnya bisa Anda lihat di halaman media kami, dan detail layanan DOOH ada di halaman LED videotron.
Langkah berikutnya
Sebelum menghubungi tim kami, siapkan empat hal: produk atau promo yang ingin diangkat, periode tayang, kota atau area target, dan materi kreatif yang sudah ada beserta formatnya. Dengan data itu, kami bisa mengusulkan kombinasi layar mall dan jalan raya yang sesuai, lengkap dengan spesifikasi resolusi setiap layar agar tim kreatif Anda bisa langsung bekerja. Kirim brief Anda lewat WhatsApp di +6282288108888 untuk rekomendasi titik dan penawaran.