Billboard & Transit

Desain Billboard yang Mudah Dibaca Pengendara dalam Sekali Lirik

Panel billboard statis di Jakarta berformat potret, dilihat dari kendaraan yang melaju dan sering terhalang pohon. Berikut cara menyusun logo, pesan, dan visual agar materi tetap terbaca, plus cara mengujinya sebelum naik cetak.

Billboard statis vertikal 8 x 16 m di Jl. Dr. Saharjo, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, menayangkan kampanye Somethinc di atas lalu lintas
Daftar isi

Desain billboard yang mudah dibaca punya satu syarat: pengendara bisa menangkap merek dan pesannya dalam sekali lirik, tanpa harus memperlambat kendaraan. Di Jakarta, lirikan itu terjadi dari balik kaca mobil yang bergerak, di antara kabel listrik, pohon peneduh, dan papan rambu. Karena itu, materi yang terlihat rapi di layar laptop saat presentasi sering gagal ketika sudah terpasang di tiang. Tulisan ini membahas cara menyusun materi untuk billboard statis, dengan contoh dari titik-titik yang kami kelola.

Kenali format panelnya sebelum membuka software desain

Kesalahan paling sering yang kami temui di tahap approval adalah key visual horizontal yang dipaksa masuk ke panel vertikal. Billboard statis kami di Jakarta umumnya berformat potret. Billboard Kota Kasablanka di Jl. Dr. Saharjo, Billboard TB Simatupang di Cilandak, Billboard Lebak Bulus di Jl. RA Kartini, dan Billboard PGC di Jl. Dewi Sartika sama-sama berukuran 8 x 16 m, satu sisi. Sementara itu, Billboard Arjuna A dan Arjuna B di Jl. Arjuna Selatan, Jakarta Barat, berukuran 6 x 12 m.

Rasio 1:2 ini mengubah cara menyusun elemen. Materi yang dirancang untuk banner web atau baliho landscape biasanya menaruh produk di kiri dan teks di kanan. Kalau dipindah begitu saja ke panel potret, semuanya mengecil supaya muat, dan hasilnya tidak terbaca dari jalan. Mulailah dari kanvas dengan rasio yang benar, lalu susun elemen dari atas ke bawah.

Perhatikan juga posisi panel. Billboard tiang tunggal seperti di Kota Kasablanka berdiri jauh di atas atap kendaraan dan pucuk pohon. Dari kejauhan, bagian atas panel adalah yang pertama terlihat. Saat pengendara sudah dekat, sudut pandangnya makin mendongak dan bagian bawah bisa tertutup pohon atau kendaraan besar di depannya. Jadi, simpan elemen terpenting di separuh atas.

Susunan desain billboard yang mudah dibaca: satu pesan, tiga elemen

Billboard bukan tempat menjelaskan produk. Tugasnya membuat orang mengenali merek dan mengingat satu hal. Dalam praktik, materi yang bekerja di jalan hampir selalu terdiri dari tiga elemen saja:

  • Merek yang langsung dikenali: logo besar, atau kemasan produk yang ikonik.
  • Satu kalimat pesan, idealnya tujuh kata atau kurang.
  • Satu visual utama: produk, wajah, atau objek yang menjelaskan pesan tanpa teks tambahan.

Contoh susunan vertikal bisa dilihat pada kampanye Somethinc yang tayang di Billboard Kota Kasablanka (foto sampul artikel ini): logo di bagian paling atas, visual produk berukuran besar di tengah, nama produk di bawahnya, lalu deretan varian di sepertiga bawah. Alur bacanya mengikuti gerak mata dari atas ke bawah, dan tidak ada blok teks panjang.

Memilih visual utama

Satu subjek yang dipotong rapat hampir selalu lebih kuat daripada foto suasana yang lebar. Foto grup berisi lima orang, flatlay dengan belasan produk, atau pemandangan dengan produk kecil di pojok akan berubah menjadi tekstur ketika dilihat dari jalan. Kalau produknya kemasan, tampilkan kemasan itu besar dan menghadap depan, dengan warna khasnya terlihat jelas. Kalau memakai wajah talent, pastikan wajah dan arah pandangnya tidak bertabrakan dengan teks, dan izin penggunaan foto talent sudah mencakup media luar ruang.

Elemen yang sebaiknya dibuang dari billboard: alamat website panjang, nomor telepon, syarat dan ketentuan promo, daftar fitur, dan lebih dari satu tagar. Kalau legal atau tim brand mewajibkan disclaimer, letakkan di area bawah dengan ukuran sekecil yang diizinkan, dan terima kenyataan bahwa bagian itu memang tidak untuk dibaca dari mobil.

Untuk promo akhir tahun

Oktober adalah waktu banyak brand mulai menyiapkan materi untuk 11.11, 12.12, Natal, dan tahun baru. Materi promo cenderung penuh: persentase diskon, periode, kode voucher, logo partner pembayaran. Di billboard, pilih satu angka yang paling menarik dan buat besar. Periode promo boleh ada kalau pendek. Kode voucher dan logo partner lebih cocok dipindah ke kanal digital yang memang dibuka orang setelah melihat billboard.

Tipografi dan kontras untuk jarak pandang jauh

Pilih huruf sans-serif dengan ketebalan medium sampai bold. Huruf tipis, script, atau display yang terlalu dekoratif cenderung menyatu ketika dilihat dari jauh, apalagi saat panel tersorot matahari sore. Hindari teks dengan huruf kapital semua untuk kalimat yang lebih dari tiga kata; bentuk huruf campuran lebih cepat dikenali.

Untuk kontras, pikirkan latar di belakang panel, bukan hanya warna di dalam desain. Billboard di Jakarta sering dilihat dengan langit putih pucat atau biru muda di belakangnya. Desain dengan latar putih atau pastel bisa kehilangan batas tepi pada siang hari yang terik. Bingkai warna gelap atau latar berwarna solid membantu panel terlihat sebagai satu bidang yang tegas.

Uji kontras dengan cara sederhana: ubah desain menjadi hitam-putih. Kalau logo dan pesan masih terbaca jelas, kontrasnya cukup. Kalau teks merah di atas oranye berubah jadi abu-abu di atas abu-abu, ganti kombinasinya.

Siang dan malam terlihat berbeda

Billboard statis diterangi lampu sorot di malam hari. Warna di bawah lampu tidak selalu sama dengan warna di bawah matahari. Area gelap yang luas, misalnya latar navy atau hitam, bisa tampak kusam dan detailnya hilang. Kalau brand Anda memakai warna gelap sebagai identitas, beri ruang yang cukup untuk elemen terang di atasnya agar pesan tetap terbaca setelah matahari terbenam.

Sesuaikan desain dengan arah dan situasi lalu lintas

Arah hadap panel menentukan siapa yang melihat dan dalam kondisi apa. Billboard Kota Kasablanka menghadap kendaraan yang bergerak ke arah Kuningan. Billboard TB Simatupang menghadap arus menuju Lebak Bulus, sedangkan Billboard Lebak Bulus menghadap arus dari Fatmawati ke Lebak Bulus. Billboard PGC menghadap ke arah Jl. Raya Bogor dan Cililitan.

Di ruas yang sering padat, pengendara punya waktu lebih lama untuk melihat, tetapi jangan jadikan itu alasan untuk menambah teks. Kepadatan tidak terjadi setiap jam, dan pada jam lengang materi yang sama harus tetap bekerja untuk kendaraan yang melaju. Rancang untuk kondisi tercepat.

Pertimbangkan juga siapa yang lewat. Ruas dengan banyak pengendara motor berarti banyak orang melihat panel tanpa kaca depan dan sambil menjaga keseimbangan. Visual yang besar dan sederhana lebih masuk akal daripada permainan kata yang perlu dicerna.

Satu key visual untuk billboard dan videotron

Banyak kampanye kami berjalan di billboard statis dan LED videotron secara bersamaan. Formatnya berbeda-beda. LED Senopati berukuran 8 x 4 m dan berformat landscape, LED Slipi 9 x 18 m, dan LED Dukuh Atas 7 x 14 m. Artinya, tim kreatif perlu menyiapkan versi potret dan landscape dari key visual yang sama sejak awal, bukan memotong satu file untuk semua titik.

Videotron memberi ruang untuk gerak dan pergantian adegan, tetapi prinsip keterbacaannya sama: frame terakhir harus bisa berdiri sendiri seperti billboard statis. Detail tentang durasi slot ada di artikel kami tentang durasi tayang iklan videotron, dan pilihan titik LED bisa dilihat di halaman layanan DOOH LED videotron.

Cara menguji materi sebelum naik cetak

Presentasi di ruang rapat dengan proyektor besar memberi kesan yang keliru. Semua terlihat terbaca karena semua orang duduk diam dan menatap layar. Uji materi dengan kondisi yang lebih mirip jalan raya:

  1. Kecilkan desain di layar ponsel sampai tingginya sekitar satu ruas jari, lalu lihat dengan jarak lengan. Kalau merek dan pesan tidak tertangkap, materi terlalu ramai.
  2. Tunjukkan desain kepada orang yang belum pernah melihatnya selama dua sampai tiga detik, lalu tanya merek apa dan pesannya apa.
  3. Tempelkan desain ke foto lokasi asli. Foto titik yang Anda incar bisa diminta ke tim kami, dan dari situ terlihat bagaimana panel bersaing dengan pohon, gedung, dan langit di sekitarnya.
  4. Cek versi hitam-putih untuk kontras, seperti dijelaskan di atas.

Untuk file produksi, minta spesifikasi teknis ke tim sebelum desainer mulai bekerja: ukuran file, resolusi, area aman, dan format yang diterima. Panel 8 x 16 m dan 6 x 12 m memerlukan file dengan proporsi berbeda, dan revisi di tahap akhir biasanya memakan waktu yang seharusnya dipakai untuk produksi dan pemasangan.

Faktor yang memengaruhi biaya dan jadwal

Desain ikut menentukan biaya, walau tidak langsung. Biaya kampanye billboard dipengaruhi oleh titik yang dipilih, lama sewa, ukuran panel, produksi cetak, pemasangan, dan pajak serta perizinan reklame yang berlaku untuk materi tersebut. Pergantian materi di tengah periode juga berarti biaya cetak dan pasang tambahan. Karena itu, lebih hemat mematangkan desain sekali daripada merevisi setelah terpasang.

Untuk kampanye Desember, mulailah memilih titik dan menyusun materi sekarang. Titik dengan arah lalu lintas yang sesuai target bisa saja sudah terisi saat Anda baru siap, dan proses produksi serta perizinan memerlukan waktu. Daftar titik billboard kami ada di halaman layanan billboard Jakarta.

Kirim draf materi atau brief kampanye Anda ke tim 8infiniooh melalui WhatsApp +6282288108888 atau halaman kontak. Kami bantu memilih titik yang sesuai arah target, mengirim foto lokasi untuk pengecekan materi, dan menyiapkan penawaran.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa banyak kata yang ideal untuk satu billboard?

Usahakan satu kalimat pesan dengan tujuh kata atau kurang, ditambah logo dan satu visual utama. Informasi lain seperti syarat promo atau alamat website lebih baik dipindah ke kanal digital.

Apakah materi baliho landscape bisa dipakai untuk billboard potret?

Sebaiknya tidak dipindah begitu saja. Billboard statis kami di Jakarta berformat potret 8 x 16 m dan 6 x 12 m, jadi elemen perlu disusun ulang dari atas ke bawah agar tidak mengecil dan sulit dibaca.

Apakah QR code atau kode voucher efektif di billboard jalan raya?

Untuk billboard yang dilihat dari kendaraan bergerak, kode voucher dan QR code jarang sempat dibaca. Tampilkan satu angka promo yang besar, lalu letakkan kode di kanal digital.

Bisakah saya melihat foto lokasi sebelum menyetujui materi?

Bisa. Minta foto titik yang Anda incar ke tim 8infiniooh melalui WhatsApp, lalu tempelkan desain Anda di foto itu untuk melihat bagaimana panel tampil di antara pohon, gedung, dan langit.

Sedang merencanakan kampanye DOOH atau brand activation?

Ceritakan brand, area target, dan jadwal kampanye Anda – tim kami akan merekomendasikan titik terbaik dan mengirim penawaran khusus.

Artikel terkait

Billboard Lebak Bulus menyala di malam hari di atas arus kendaraan padat di Jl. RA Kartini, Jakarta Selatan Cara Mengukur Visibilitas Titik Billboard dan Membaca Traffic di Depannya Sebelum Booking Bus Transjabodetabek dengan branding penuh kampanye film Wish dari Disney melaju di jalan Jakarta Merencanakan Kampanye Akhir Tahun dan Tahun Baru di Jakarta Mulai Oktober Bus Transjabodetabek dibalut visual film Mufasa dari Disney dengan tanggal tayang bioskop di badan bus Perencanaan Media OOH untuk Launching Produk dari Teaser sampai Sustain
← Semua artikel
Minta Penawaran
10%
Drag View Close play