Panduan

Strategi Iklan Ramadan dengan DOOH dan Activation, Disusun per Jam Puasa dan per Pekan

Ramadan 2027 jatuh di awal Februari, berdekatan dengan Imlek. Cara membagi DOOH ke daypart pagi, menjelang berbuka, dan setelah tarawih, plus activation yang jadwalnya mengikuti jam puasa.

Halte bus dengan creative branding The Bachelor Indonesia untuk HBO GO, dihiasi dinding mawar merah dan bangku bertema
Daftar isi

Strategi iklan Ramadan yang bekerja di Jakarta jarang dimulai dari ide kreatif. Ia dimulai dari jadwal: kapan orang berangkat lebih pagi, kapan mereka buru-buru pulang sebelum azan magrib, dan kapan mal kembali ramai setelah tarawih. Ramadan 2027 diperkirakan dimulai sekitar awal Februari, dengan Idulfitri di awal Maret (tanggal pastinya menunggu sidang isbat). Artinya, akhir Oktober sampai Desember adalah waktu yang wajar untuk mengunci titik DOOH dan menyiapkan activation, bukan Januari.

Di bawah ini cara kami biasanya menyusun rencana Ramadan untuk klien: dibagi per jam dalam satu hari puasa, per pekan selama sebulan, lalu dicocokkan dengan titik dan format yang tersedia.

Mengapa strategi iklan Ramadan perlu dibooking sejak kuartal empat

Ada dua hal yang membuat inventori layar padat di awal 2027. Pertama, kampanye akhir tahun banyak yang berjalan sampai pertengahan Januari. Kedua, Imlek 2027 juga jatuh di awal Februari, berdekatan dengan awal puasa. Brand yang menunggu Januari sering mendapati sisi layar yang mereka incar sudah terisi, atau hanya tersedia di jam yang kurang relevan.

Booking lebih awal juga memberi waktu untuk hal yang sering terlupa: produksi materi dalam beberapa versi, izin dan pajak reklame untuk materi baru, serta survei lokasi activation. Pengelola mal biasanya juga menyusun kalender acara Ramadan jauh hari, sehingga slot atrium terbaik tidak menunggu brand yang terlambat.

Membagi satu hari puasa menjadi daypart yang berbeda fungsi

Pola pergerakan orang selama Ramadan bergeser, dan DOOH punya keuntungan di sini karena materi bisa diatur per jam. Cara berpikir yang paling praktis adalah memberi tugas berbeda untuk tiap rentang waktu.

Pagi: perjalanan berangkat yang lebih padat

Setelah sahur, banyak komuter berangkat lebih awal. Layar yang menghadap arus masuk kota menangkap mereka. LED videotron Slipi di Jl. Letjen S. Parman berukuran 9 x 18 m dan menghadap ke arah Semanggi, jadi cocok untuk pesan yang ingin dilihat orang dalam perjalanan ke kantor. Materi pagi sebaiknya informatif dan tenang: pengingat promo, jam buka toko, atau nama produk yang ingin ditanam sejak awal bulan.

Sore: jam pulang menjelang berbuka

Ini rentang yang paling diperebutkan. Banyak kantor memajukan jam pulang, sehingga kepadatan sore datang lebih cepat dan lebih rapat. Orang yang terjebak macet menjelang magrib memikirkan satu hal: berbuka di mana dan dengan apa. Brand makanan, minuman, layanan pesan antar, dan ritel paling diuntungkan di jam ini. LED Mega Anggrek sisi A (9 x 18 m) menghadap ke arah Tangerang, sehingga menangkap arus pulang ke barat. LED Dukuh Atas (7 x 14 m) menghadap Jl. Jend. Sudirman ke arah Senayan, jalur yang dilewati pekerja kawasan Thamrin dan Sudirman saat pulang.

Malam: setelah tarawih dan belanja Lebaran

Selepas tarawih, mal dan pusat belanja kembali ramai, terutama memasuki pekan ketiga. Layar indoor seperti LED di Agora Lifestyle Mall, Jakarta Pusat, relevan untuk pesan yang mengajak orang membeli saat itu juga. Di jalan raya, kemacetan malam lebih cair, sehingga satu tayangan di layar besar seperti robotic LED Mandarin di Bundaran HI, dengan tiga sisi 27 x 9 m, 8 x 16 m, dan 27 x 9 m, lebih mudah dinikmati daripada di jam sibuk sore.

Jangan lupakan kota penyangga. Banyak pekerja Jakarta tinggal di Bekasi, dan mal di sana ramai setelah tarawih oleh keluarga yang belanja dekat rumah. LED JPO Metropolitan Mall Bekasi berukuran 6 x 12 m di Jl. Arteri Baru KH. Noer Ali bisa memegang pesan malam itu, terutama untuk ritel dan pusat belanja yang ingin menarik pengunjung dari sekitarnya.

Simpang susun jalan layang di Jakarta saat senja dengan jejak lampu kendaraan dan gedung tinggi di latar belakang
Ilustrasi lalu lintas sore di Jakarta, rentang waktu yang paling diperebutkan selama Ramadan. Foto: kevin yung / Pexels

Membagi bulan puasa per pekan

Kebutuhan audiens di pekan pertama sangat berbeda dengan pekan terakhir. Rencana yang sama dari awal sampai akhir bulan biasanya membuang anggaran di salah satu ujungnya. Pembagian yang sering kami pakai:

  1. Satu sampai dua pekan sebelum puasa: teaser dan penguatan nama brand. Cocok untuk launching varian Ramadan atau kemasan edisi khusus.
  2. Pekan pertama dan kedua: pesan seputar sahur dan berbuka, frekuensi tinggi di daypart sore, activation ringan di akhir pekan.
  3. Pekan ketiga: fokus belanja. Banyak karyawan menerima THR di periode ini, dan mal mulai padat setelah tarawih. Porsi layar mal dan activation dinaikkan.
  4. Sepuluh hari terakhir: arus mudik dan persiapan Lebaran. Jakarta mulai lengang menjelang hari raya, sementara kota tujuan dan kota wisata justru ramai.

Pada fase terakhir itu, sebagian anggaran Jakarta bisa dipindahkan ke kota lain. Di Bogor tersedia LED Masjid Raya dan LED Warung Jambu, masing-masing dengan dua sisi. Di Bandung ada LED Buah Batu A yang menghadap ke arah Tol Padalarang dan LED Riau B yang menghadap ke BIP dan pusat kota. Keluarga yang berlibur ke Bandung saat Lebaran sering melewati jalur-jalur seperti ini, jadi pesan untuk pengunjung luar kota masuk akal ditaruh di sana.

Jalan tol saat senja dengan jejak lampu kendaraan dan menara listrik di bawah langit ungu
Ilustrasi jalan tol saat senja; arus keluar kota meningkat di sepuluh hari terakhir Ramadan. Foto: Aan Amrin / Pexels

Peran activation selama Ramadan

DOOH membuat orang tahu dan ingat. Activation membuat mereka mencoba, ikut bermain, atau membawa pulang sesuatu. Selama Ramadan, mekanik activation perlu disesuaikan dengan jam puasa, dan di sinilah banyak rencana yang disalin dari bulan biasa gagal.

Contoh paling jelas adalah sampling. Membagikan minuman di car free day pada Minggu pagi tidak masuk akal saat orang berpuasa. Alternatifnya, bagikan sampel dalam kemasan untuk dibawa pulang dan diminum saat berbuka, atau jadwalkan sampling di mal mulai sekitar satu jam sebelum magrib sampai setelah tarawih. Booth dan kegiatan interaktif juga sebaiknya buka lebih sore dan tutup lebih malam dari jadwal biasa.

Format yang biasanya cocok:

  • Permainan interaktif atau AR bertema ngabuburit di atrium mal, dengan hadiah kecil yang bisa dipakai untuk berbuka.
  • Photobooth bertema Lebaran di pekan ketiga dan keempat, saat orang berbelanja baju dan hampers bersama keluarga.
  • Instalasi branding di area publik yang tetap menarik dilihat siang hari tanpa perlu interaksi, misalnya halte atau titik kumpul bertema.

Untuk menghubungkan keduanya, tampilkan lokasi dan jam activation di materi DOOH yang tayang di sekitar venue, terutama pada daypart sore. Tim on-ground digital activity kami bisa menyiapkan mekanik interaktif, AR, dan photobooth yang jadwalnya mengikuti jam berbuka.

Anak memakai headset VR di kursi wahana 4D VR Train pada activation Garudafood X-Quest
Wahana VR pada on-ground digital activity Garudafood X-Quest.

Materi kreatif yang peka dengan suasana puasa

Orang yang sedang berpuasa melihat materi iklan dengan suasana hati yang berbeda. Beberapa catatan yang kami sampaikan ke klien sebelum materi diproduksi:

Siapkan versi siang dan versi menjelang berbuka. Banyak brand makanan dan minuman memilih versi siang tanpa adegan makan atau minum yang menonjol, lalu menayangkan visual yang lebih menggugah mulai sore. Di DOOH, pergantian ini bisa diatur per daypart. Pastikan durasi materi sesuai slot; panduan kami soal durasi tayang iklan videotron berlaku juga untuk materi Ramadan.

Gunakan simbol keagamaan dengan hormat dan secukupnya. Ketupat, bedug, dan lampu hias sudah dipakai hampir semua brand, jadi yang membedakan materi Anda adalah pesan produk yang jelas dalam beberapa kata, bukan tumpukan ornamen. Hindari janji hasil yang tidak bisa dibuktikan dan apa pun yang menyinggung SARA. Materi baru juga perlu melewati proses izin dan pajak reklame sesuai titiknya; tim kami membantu mengecek ini sebelum tayang.

Uji keterbacaan sederhana: jika pesan utama tidak terbaca dalam waktu satu lampu merah, materi itu terlalu padat untuk layar jalan raya.

Apa saja yang memengaruhi biaya kampanye Ramadan

Biaya kampanye Ramadan bergantung pada kombinasi media dan durasinya. Faktor utamanya adalah titik dan sisi layar yang dipilih, durasi slot dan frekuensi tayang, rentang daypart yang dibeli, panjang kontrak, jumlah versi materi, serta pajak reklame. Untuk activation, biaya ditentukan oleh venue dan biaya sewanya, ukuran booth, teknologi interaktif yang dipakai, jumlah kru, dan jumlah hari. Permintaan yang tinggi di periode Ramadan dan Lebaran juga memengaruhi ketersediaan, sehingga penawaran paling akurat didapat jika tanggal dan target kota sudah jelas.

Menyiapkan cara mengukur sejak awal

Ramadan adalah periode ketika hampir semua kategori menaikkan belanja iklan, jadi sulit membedakan dampak kampanye Anda dari kenaikan musiman jika ukurannya baru dipikirkan setelah Lebaran. Tetapkan pembanding sebelum tayang: penjualan Ramadan tahun lalu di kota yang sama, atau kota yang tidak mendapat tayangan sebagai kontrol. Pakai kode promo atau QR berbeda untuk tiap titik dan tiap venue activation, lalu catat jumlah pengunjung booth per jam. Data per jam ini berguna untuk menentukan daypart mana yang layak ditambah di pekan berikutnya.

Langkah yang bisa dimulai minggu ini

Tentukan dulu satu tujuan utama untuk Ramadan: penjualan saat berbuka, belanja Lebaran, atau pengenalan produk baru. Dari situ, pilih dua atau tiga daypart yang paling relevan dan kota yang ingin disasar di sepuluh hari terakhir. Jika kampanye akhir tahun Anda masih berjalan, rencana di artikel kampanye akhir tahun dan tahun baru di Jakarta bisa disambungkan langsung ke jadwal Ramadan agar tidak ada jeda tayang.

Kirim brief singkat berisi produk, periode, kota, dan perkiraan anggaran ke tim 8infiniooh lewat WhatsApp +6282288108888. Kami akan mengecek ketersediaan titik untuk Februari sampai Maret 2027 dan menyusun usulan kombinasi DOOH dan activation beserta penawarannya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan sebaiknya booking titik DOOH untuk Ramadan 2027?

Idealnya November sampai Desember 2026. Awal Februari 2027 juga diisi kampanye Imlek dan sisa kampanye akhir tahun, sehingga sisi layar yang populer cepat terisi.

Apakah iklan makanan dan minuman sebaiknya tetap tayang siang hari saat puasa?

Keputusannya ada pada brand. Banyak brand memakai versi siang tanpa adegan makan-minum yang menonjol, lalu versi yang lebih menggugah mulai sore. Di DOOH, pergantian versi bisa diatur per daypart.

Daypart mana yang paling relevan selama Ramadan?

Untuk brand makanan, minuman, dan pesan antar, sore menjelang berbuka biasanya paling relevan. Untuk ritel dan belanja Lebaran, malam setelah tarawih di pekan ketiga dan keempat lebih tepat.

Bisakah DOOH dan activation dikerjakan dalam satu paket?

Bisa. Tim kami menyusun titik layar di sekitar venue dan jadwal activation dalam satu rencana, lalu mengirim penawaran sesuai periode dan kota.

Berapa biaya kampanye Ramadan?

Tergantung titik dan sisi layar, durasi slot, daypart, panjang kontrak, jumlah versi materi, pajak reklame, serta skala activation. Hubungi WhatsApp +6282288108888 untuk penawaran.

Sedang merencanakan kampanye DOOH atau brand activation?

Ceritakan brand, area target, dan jadwal kampanye Anda – tim kami akan merekomendasikan titik terbaik dan mengirim penawaran khusus.

Artikel terkait

Instalasi on-ground creative branding Grab berupa unit pendingin raksasa hijau tua di tangga plaza terbuka, diapit tenda putih dan panel merah muda Iklan Luar Ruang untuk Fintech dan Bank, dari Pemilihan Titik sampai Materi yang Lolos Compliance Bus Transjabodetabek dengan branding penuh kampanye film Wish dari Disney melaju di jalan Jakarta Merencanakan Kampanye Akhir Tahun dan Tahun Baru di Jakarta Mulai Oktober Bus Transjabodetabek dengan wrap kampanye film Thor dari Disney melaju di jalan Jakarta Cara Mengukur ROI Kampanye OOH dengan Baseline, Kota Pembanding, dan Kode per Titik
← Semua artikel
Minta Penawaran
10%
Drag View Close play