Digital OOH

Apa Itu DOOH dan Bedanya dengan Billboard Konvensional saat Kampanye Berjalan

Slot, loop, rasio layar, bukti tayang: perbedaan DOOH dan billboard cetak yang memengaruhi brief kreatif dan jadwal Anda, dengan contoh LED Jamsostek, LED Slipi, robotic LED Mandarin, dan Billboard TB Simatupang.

LED videotron potret berukuran besar di fasad gedung tinggi Jl. Gatot Subroto, Jakarta, di atas Menara Jamsostek
Daftar isi

DOOH (digital out-of-home) adalah iklan luar ruang yang tampil di layar digital, biasanya LED videotron, dan materinya dikirim serta diganti lewat sistem, bukan dicetak lalu dipasang. OOH konvensional adalah kebalikannya: satu materi cetak menempel di satu bidang selama periode sewa. Perbedaan ini kedengarannya teknis, tetapi di lapangan ia mengubah hampir semua keputusan: berapa lama brief kreatif disiapkan, berapa versi materi yang perlu dibuat, bagaimana jadwal tayang disusun, dan apa yang bisa dilaporkan setelah kampanye berjalan.

Kalau Anda sedang menimbang anggaran kuartal terakhir dan bingung memilih antara billboard cetak dan videotron, bagian di bawah menjelaskan cara kerja masing-masing dengan contoh titik yang kami kelola di Jakarta, Bandung, Bogor, dan Bekasi.

Apa itu DOOH dan bagaimana iklan tampil di layarnya

Di layar DOOH, iklan Anda tidak tampil terus-menerus. Satu layar diputar bergantian oleh beberapa pengiklan dalam satu loop. Yang Anda beli adalah slot: durasi per tayang (misalnya hitungan detik), berapa kali materi muncul dalam satu loop, dan jam operasional layar per hari. Karena itu dua kampanye di layar yang sama bisa punya bobot berbeda, tergantung jumlah slot yang diambil.

Materi dikirim dalam bentuk file video atau gambar diam dengan resolusi yang disesuaikan ke rasio layar. Rasio ini sangat bervariasi. LED Jamsostek di Jl. Gatot Subroto berukuran 15 m x 30 m dan berbentuk potret, sehingga materi lanskap untuk YouTube tidak bisa langsung dipakai. LED Slipi di Jl. Letjen S. Parman berukuran 9 m x 18 m dan menghadap arah Semanggi. Sementara itu LED Mandarin di depan Mandarin Oriental, Bundaran HI, adalah robotic LED tiga sisi (27 x 9 m, 8 x 16 m, dan 27 x 9 m) yang panelnya bisa bergerak dan tercatat sebagai robotic LED pertama di Indonesia.

Setelah materi lolos pengecekan teknis dan konten, tim operasional menjadwalkannya ke sistem layar. Penggantian materi di tengah periode tayang juga dilakukan lewat jalur yang sama, tanpa naik ke konstruksi.

Bedanya dengan OOH konvensional di lapangan

Billboard statis bekerja dengan logika yang lebih sederhana. Anda menyewa satu bidang untuk periode tertentu, materi dicetak di bahan seperti flexi atau vinyl, lalu dipasang oleh kru. Selama periode itu, bidang tersebut hanya milik brand Anda. Billboard TB Simatupang di Cilandak, misalnya, berukuran 8 x 16 m dan menghadap ke arah Lebak Bulus; siapa pun yang lewat di jalur itu melihat materi yang sama setiap saat, siang maupun malam dengan bantuan lampu sorot.

Billboard statis potret yang diterangi lampu sorot pada malam hari di Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan
Billboard TB Simatupang (8 x 16 m) tetap terbaca di malam hari berkat lampu sorot.

Tabel berikut merangkum perbedaan yang paling sering menentukan pilihan klien kami.

AspekDOOH / LED videotronOOH konvensional (billboard cetak)
Kepemilikan bidangBerbagi layar dalam loop, dibeli per slotEksklusif selama periode sewa
Format materiVideo atau gambar diam, bisa beberapa versiSatu desain cetak per periode
Ganti materiLewat sistem, tanpa cetak ulangCetak dan pasang ulang oleh kru
Pengaturan waktuBisa diatur per jam atau per hariTampil sama sepanjang hari
Bukti tayangFoto lapangan dan laporan jadwal tayangFoto pemasangan dan pengecekan berkala
Persiapan teknisSpesifikasi file, resolusi, durasiSpesifikasi cetak, bahan, konstruksi

Tidak ada yang otomatis lebih unggul. Billboard memberi kehadiran penuh di satu jalur; DOOH memberi fleksibilitas dan gerak, dengan konsekuensi berbagi perhatian dengan pengiklan lain di loop yang sama.

Kapan DOOH lebih masuk akal

DOOH paling berguna ketika pesan Anda berubah-ubah atau terikat waktu. Promo yang berganti tiap pekan, hitung mundur peluncuran produk, atau materi yang berbeda untuk jam pagi dan jam pulang kantor sulit dijalankan dengan billboard cetak karena tiap perubahan berarti cetak dan pasang ulang. Menjelang akhir tahun, misalnya, brand ritel dan e-commerce biasanya butuh beberapa versi materi: teaser sebelum 11.11, materi utama 12.12, lalu ucapan Natal dan Tahun Baru. Di layar LED, rangkaian itu cukup dijadwalkan ulang.

DOOH juga cocok bila Anda butuh kehadiran di beberapa koridor sekaligus dengan satu materi yang sama. Contohnya, kampanye Permata tayang di beberapa layar kami di Jakarta, yaitu LED Jamsostek, LED Dukuh Atas, LED Mega Anggrek B, LED Satrio, dan LED Slipi. Pola seperti ini menutup jalur Gatot Subroto, Sudirman, dan S. Parman dengan satu paket materi digital.

Gerak adalah alasan ketiga. Video pendek dengan satu gerakan yang jelas, misalnya produk yang berputar atau angka yang berganti, lebih mudah menarik mata pengendara daripada gambar diam. Format seperti robotic LED di Bundaran HI menambah lapisan lain karena panel layarnya sendiri ikut bergerak.

Layar LED memanjang di atas pintu masuk kawasan M Bloc, Jl. Panglima Polim, Jakarta Selatan, dengan pejalan kaki di trotoar
LED fasad di M Bloc menjangkau pengunjung yang berjalan kaki di Jl. Panglima Polim.

Layar DOOH juga tidak selalu berdiri di pinggir jalan raya. Layar di fasad dan area destinasi gaya hidup, seperti LED di kawasan M Bloc, Jl. Panglima Polim, Jakarta Selatan, dan layar di dalam Agora Mall, menjangkau orang yang sedang berjalan kaki dan punya waktu melihat lebih lama. Materi untuk lokasi seperti ini boleh memuat lebih banyak detail daripada materi untuk pengendara di jalan layang.

Kapan billboard cetak tetap pilihan yang lebih baik

Bila tujuan Anda adalah kehadiran yang konstan di satu rute komuter, misalnya untuk peluncuran properti, pembukaan gerai, atau brand yang ingin dikenali di satu wilayah selama beberapa bulan, billboard statis sering lebih efisien. Anda tidak berbagi bidang, dan orang yang melewati jalur yang sama setiap hari akan melihat pesan yang sama berulang kali.

Billboard juga lebih sederhana dari sisi produksi. Tim kreatif cukup menyiapkan satu desain yang kuat, tanpa memikirkan versi animasi. Titik seperti Billboard PGC di Jl. Dewi Sartika (8 x 16 m, menghadap ke arah Jl. Raya Bogor, Cililitan) atau Billboard Kota Kasablanka di Jl. Dr. Saharjo (menghadap ke Kuningan) bekerja baik untuk pesan yang tidak perlu berubah selama masa tayang.

Banyak kampanye yang kami tangani memakai keduanya: billboard sebagai jangkar di koridor utama, lalu DOOH untuk memperkuat momen tertentu seperti hari peluncuran atau periode promo.

Yang perlu disiapkan sebelum memesan slot DOOH

Kesalahan yang paling sering kami temui bukan soal pemilihan titik, melainkan materi yang tidak siap tayang. Sebelum meminta penawaran, siapkan hal-hal berikut:

  • Daftar titik dan ukuran layar yang Anda incar, supaya tim kreatif tahu rasio yang harus dibuat (potret seperti LED Jamsostek, atau lanskap seperti LED Senopati 8 x 4 m yang menghadap ke SCBD).
  • Durasi materi yang sesuai dengan slot, beserta versi diam bila layar atau jadwal tertentu membutuhkannya.
  • Teks yang tetap terbaca dari jarak jauh: sedikit kata, huruf besar, kontras tinggi.
  • Rencana pergantian versi bila Anda ingin materi berbeda per pekan atau per jam.
  • Kelengkapan legal materi, seperti izin penggunaan musik, foto model, dan klaim produk sesuai aturan periklanan.

Perizinan dan pajak reklame untuk tiap titik diurus melalui jalur resmi; diskusikan dengan tim kami sejak awal supaya jadwal tayang tidak tertunda.

Bukti tayang dan cara membaca laporannya

Pertanyaan yang hampir selalu muncul dari tim marketing: bagaimana saya tahu iklan benar-benar tayang? Untuk billboard cetak, jawabannya relatif mudah. Ada foto pemasangan di hari pertama, lalu foto pengecekan berkala untuk memastikan materi tidak sobek, lampu menyala, dan tidak tertutup pohon atau konstruksi baru.

Untuk DOOH, buktinya berbentuk foto lapangan yang diambil saat materi Anda sedang tampil di layar, ditambah ringkasan jadwal tayang dari sistem. Foto lapangan penting karena menunjukkan kondisi nyata: apakah layar terlihat jelas dari arah lalu lintas, apakah materi terpotong, dan apakah warnanya tetap terbaca di siang hari yang terik. Minta contoh format laporan sebelum kampanye dimulai, supaya tim Anda tahu apa yang akan diterima dan kapan.

Satu catatan: laporan tayang menjawab pertanyaan "apakah iklan tampil sesuai jadwal", bukan "berapa orang yang melihat dan membeli". Untuk mengukur dampak, gabungkan OOH dengan mekanik yang bisa dilacak, seperti kode promo khusus, QR code, atau kenaikan pencarian brand di area kampanye.

Istilah yang sering muncul: loop, slot, dan programmatic

Saat membaca proposal DOOH, Anda akan bertemu beberapa istilah. Loop adalah satu putaran penuh seluruh materi di layar sebelum kembali ke awal. Slot adalah jatah tayang Anda di dalam loop itu. Share of time adalah porsi waktu tayang Anda dibanding total waktu loop. Ketiganya menentukan seberapa sering materi muncul di depan orang yang lewat.

Programmatic DOOH adalah pembelian slot secara otomatis lewat platform, biasanya berdasarkan aturan seperti jam, cuaca, atau target audiens tertentu. Konsep ini berkembang di beberapa pasar, tetapi sebagian besar kampanye videotron di Indonesia masih direncanakan dan dibeli secara langsung per titik dan per periode. Bila tim Anda tertarik pada pemicu berbasis waktu, misalnya materi sarapan di pagi hari dan materi makan malam di sore hari, tanyakan dulu ke tim kami apakah titik pilihan Anda mendukung penjadwalan per jam; di banyak layar, hal itu bisa dilakukan lewat penjadwalan biasa tanpa platform khusus.

Apa yang memengaruhi biaya DOOH dibanding billboard

Kami tidak mencantumkan harga di artikel karena angka bergantung pada kombinasi faktor. Untuk DOOH, yang paling berpengaruh adalah lokasi dan arah hadap layar, ukuran layar, durasi slot, jumlah putaran per jam, jam tayang, dan lama kampanye. Untuk billboard cetak, faktornya adalah lokasi, ukuran bidang, periode sewa, biaya cetak dan pasang, serta pajak reklame. Penjelasan lebih rinci ada di artikel faktor yang menentukan biaya iklan videotron, dan pertimbangan durasi slot kami bahas di menentukan durasi tayang iklan videotron.

Langkah berikutnya

Mulai dari pertanyaan yang paling sederhana: apakah pesan Anda akan berubah selama kampanye? Kalau ya, mulailah dari layanan DOOH LED videotron kami. Kalau pesannya tetap dan Anda butuh kehadiran penuh di satu jalur, lihat pilihan billboard statis di Jakarta. Kirimkan target area, periode kampanye, dan format materi yang sudah ada lewat WhatsApp +6282288108888, lalu tim kami menyusun rekomendasi titik beserta penawarannya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu DOOH?

DOOH (digital out-of-home) adalah iklan luar ruang di layar digital seperti LED videotron. Materi dikirim dan dijadwalkan lewat sistem, dan satu layar dipakai bergantian oleh beberapa pengiklan dalam satu loop.

Apa beda DOOH dan billboard biasa?

Billboard cetak memberi satu bidang eksklusif dengan satu desain selama periode sewa. DOOH dibeli per slot di layar yang dipakai bersama, tetapi materinya bisa berupa video, punya beberapa versi, dan bisa diganti tanpa cetak ulang.

Apakah materi iklan TV bisa langsung ditayangkan di videotron?

Jarang bisa langsung. Rasio layar berbeda-beda, misalnya LED Jamsostek berbentuk potret 15 m x 30 m, sehingga materi perlu diedit ulang, teksnya diperbesar, dan durasinya disesuaikan dengan slot.

Bagaimana saya tahu iklan DOOH benar-benar tayang?

Kami memberikan foto lapangan saat materi Anda tampil di layar beserta ringkasan jadwal tayang. Minta contoh format laporan sebelum kampanye dimulai.

Berapa biaya iklan DOOH?

Biaya bergantung pada lokasi, ukuran layar, durasi slot, jumlah putaran per jam, jam tayang, dan lama kampanye. Kirim kebutuhan Anda lewat WhatsApp +6282288108888 untuk mendapatkan penawaran.

Sedang merencanakan kampanye DOOH atau brand activation?

Ceritakan brand, area target, dan jadwal kampanye Anda – tim kami akan merekomendasikan titik terbaik dan mengirim penawaran khusus.

Artikel terkait

Kampanye Disney Guardians of the Galaxy Vol. 3 di LED robotic Mandarin tiga sisi yang menghadap Bundaran HI, dengan lalu lintas di depannya Iklan LED Videotron Bundaran HI di LED Mandarin dan Sarinah, Memilih Sisi dan Jadwal Tayang LED videotron 8infini di jembatan penyeberangan kawasan Masjid Raya Bogor, dengan truk dan sepeda motor melintas di jalan berpohon Iklan Videotron Bogor di Warung Jambu dan Masjid Raya, Memilih Titik dan Sisi Layar LED robotic tiga sisi di Hotel Mandarin Oriental, Bundaran HI, menayangkan satu visual yang dipecah ke sisi tengah tegak dan dua sisi lebar Tips Membuat Materi Iklan Videotron yang Mudah Diingat Pengendara di Jakarta
← Semua artikel
Minta Penawaran
10%
Drag View Close play