Creative branding di area publik berarti mengubah satu objek yang sudah dipakai orang setiap hari, misalnya halte bus, area tunggu, atau titik penjemputan, menjadi bagian dari kampanye brand selama periode tertentu. Bedanya dengan billboard: orang tidak hanya melihatnya dari kejauhan, mereka duduk di dalamnya, berteduh di bawahnya, dan memotretnya. Kalau tujuan Anda membuat orang berhenti dan berinteraksi dengan brand di ruang kota, bukan sekadar lewat, format ini layak masuk rencana media.
Di bawah ini kami uraikan format yang paling sering kami kerjakan, kapan format ini masuk akal, faktor yang menentukan biaya, dan apa yang perlu disiapkan supaya instalasi tetap rapi sampai hari terakhir.
Apa saja bentuk creative branding di area publik
Secara praktis, creative branding adalah pembungkusan ulang (re-skin) sebuah struktur fisik dengan materi tiga dimensi, cetak, pencahayaan, atau layar, sehingga struktur itu terlihat seperti dunia milik brand. Materi iklan tidak ditempel di bidang datar yang sudah disiapkan untuk iklan. Bentuk strukturnya sendiri yang berubah.
Karena itu perencanaannya lebih mirip proyek interior kecil dibanding pemesanan slot iklan. Ada survei lokasi, gambar kerja, pemilihan material, produksi di workshop, pemasangan di malam hari, perawatan selama periode tayang, lalu pembongkaran dan pengembalian kondisi lokasi.
Halte bertema
Ini format yang paling banyak muncul di galeri kami. Atap, panel belakang, bangku, dan lantai halte didesain ulang mengikuti tema kampanye. Contoh yang pernah dikerjakan bersama 8infiniooh antara lain halte bertema HBO GO, halte "VIP" untuk XL, halte Decolgen dengan atap kanopi oranye, serta halte bertema film Army of the Dead dari Netflix dan Solo: A Star Wars Story dari Disney. Untuk film, halte biasanya dibuat seperti set adegan: pencahayaan gelap, panel bercahaya, dan properti yang mengingatkan pada dunia film tersebut.
Halte cocok karena orang menunggu di sana. Waktu tunggu itu yang membuat pesan bisa lebih panjang dibanding billboard di pinggir jalan tol: ada ruang untuk QR code, informasi jadwal tayang, atau ajakan mencoba sesuatu.
Struktur penanda atau meeting point
Format kedua adalah struktur berdiri sendiri yang punya fungsi jelas. Grab pernah memakai format ini lewat booth meeting point berbentuk kubah hijau, lengkap dengan tiang penanda di kiri dan kanannya. Fungsinya nyata (tempat bertemu pengemudi dan penumpang), dan karena fungsinya nyata, orang mendatanginya dengan sengaja. Bentuk yang tidak biasa membuatnya mudah dikenali dari seberang jalan.
Instalasi dengan elemen digital
Struktur fisik bisa ditambah layar, sensor, atau kamera untuk photobooth dan permainan sederhana. Di titik ini creative branding bertemu layanan on-ground digital activity kami. Kombinasinya berguna saat brand butuh data partisipasi, misalnya jumlah unggahan foto atau pemindaian QR, bukan hanya kesan visual. Kalau ingin menambah mekanik permainan, kami sudah membahas cara merancangnya di artikel gamifikasi event brand.
Kapan format ini masuk akal, dan kapan tidak
Creative branding di area publik bekerja paling baik untuk tiga kebutuhan. Pertama, peluncuran yang butuh bahan pembicaraan, seperti film yang akan tayang di bioskop atau produk baru dengan visual yang kuat. Kedua, brand yang ingin dikaitkan dengan fungsi tertentu di kota, misalnya aplikasi transportasi dengan titik jemput. Ketiga, kampanye yang memang menargetkan konten buatan pengguna, karena instalasi yang unik memancing orang memotret.
Format ini kurang tepat bila Anda butuh jangkauan luas dalam waktu singkat di banyak kota sekaligus. Setiap instalasi adalah produksi tersendiri; menggandakan ke puluhan lokasi berarti biaya dan waktu produksi ikut berlipat. Untuk kebutuhan seperti itu, LED videotron atau bus Transjabodetabek lebih efisien sebagai tulang punggung, dan creative branding dipakai di satu atau dua titik sebagai pusat perhatian.
Jangan juga berharap satu halte bertema mengubah angka penjualan secara langsung. Yang bisa diukur secara wajar adalah hal-hal di sekitar instalasi: pemindaian QR, unggahan dengan tagar kampanye, liputan media, dan percakapan di media sosial. Tetapkan indikator itu sejak awal supaya laporan setelah kampanye punya dasar.
Memilih lokasi instalasi
Lokasi menentukan siapa yang berinteraksi. Halte di koridor perkantoran Sudirman dan Gatot Subroto diisi pekerja kantor pada jam berangkat dan pulang. Area di sekitar Bundaran HI ramai pejalan kaki saat Car Free Day hari Minggu pagi. Area mall seperti Agora Lifestyle Mall di Tanah Abang menarik pengunjung yang datang untuk bersantai dan punya waktu berhenti.
Saat survei, kami memeriksa beberapa hal sebelum mengusulkan sebuah titik:
- Arah datang pejalan kaki dan sisi mana yang pertama terlihat, karena desain harus "membuka" ke arah itu.
- Kondisi fisik struktur: kekuatan rangka, sumber listrik bila butuh lampu atau layar, dan drainase saat hujan.
- Jarak pandang dari jalan, supaya instalasi juga bekerja bagi pengendara yang tidak berhenti.
- Pihak pengelola lokasi dan izin yang diperlukan untuk periode yang direncanakan.
- Akses pemasangan di malam hari tanpa mengganggu layanan publik.
Faktor yang menentukan biaya creative branding
Kami tidak mencantumkan angka di artikel karena setiap instalasi dihitung dari gambar kerja. Komponen yang paling berpengaruh bisa dilihat di tabel berikut.
| Faktor | Yang membuat biaya naik |
|---|---|
| Ukuran dan kompleksitas struktur | Bentuk tiga dimensi, lengkungan, dan properti custom dibanding panel datar |
| Material | Akrilik, lampu LED, dan material tahan cuaca untuk periode panjang |
| Elemen digital | Layar, sensor, kamera photobooth, dan konten interaktif |
| Durasi tayang | Periode lebih lama berarti perawatan dan sewa lokasi lebih panjang |
| Jumlah titik | Setiap lokasi butuh survei, penyesuaian desain, dan tim pasang sendiri |
| Perizinan dan pajak reklame | Berbeda per lokasi dan pengelola |
Cara paling cepat mendapat angka yang realistis adalah mengirim brief singkat: tujuan kampanye, periode, kota, dan contoh visual yang Anda bayangkan. Dari situ tim kami bisa mengusulkan dua atau tiga opsi dengan tingkat kompleksitas berbeda.
Izin, keamanan, dan perawatan selama tayang
Instalasi di ruang publik menyentuh banyak pihak: pengelola halte atau lahan, pemerintah daerah untuk izin dan pajak reklame, dan pengguna yang setiap hari memakai fasilitas itu. Karena aturannya berbeda di setiap lokasi, pastikan perizinan diurus sebelum produksi dimulai, dan konsultasikan detailnya dengan tim kami. Jangan memulai pemasangan dengan anggapan izin bisa menyusul.
Fungsi asli fasilitas harus tetap berjalan. Bangku harus tetap bisa diduduki, papan informasi rute tetap terbaca, dan tidak ada sudut tajam atau kabel terbuka. Halte yang terlihat bagus di foto tapi menyulitkan penumpang justru menjadi keluhan publik yang menempel ke nama brand.
Lalu perawatan. Debu, hujan, dan tangan pengunjung membuat materi cepat kotor atau rusak. Jadwalkan pengecekan rutin, siapkan cetakan cadangan untuk panel yang paling sering disentuh, dan minta dokumentasi foto berkala sebagai bukti kondisi instalasi.
Menyambungkan dengan LED videotron di sekitarnya
Instalasi fisik menjangkau orang yang lewat di depannya. Untuk menjangkau arus kendaraan di koridor yang sama, pasangkan dengan layar di dekatnya. Beberapa titik kami yang sering dipakai sebagai pendamping:
LED Mandarin di Hotel Mandarin Oriental adalah robotic LED pertama di Indonesia, tiga sisi berukuran 27 x 9 m, 8 x 16 m, dan 27 x 9 m, menghadap Bundaran HI. Ini pasangan alami untuk aktivasi di kawasan Thamrin dan Car Free Day. LED Dukuh Atas berukuran 7 x 14 m menghadap arus Jalan Jenderal Sudirman ke arah Senayan, cocok bila instalasi berada di koridor Sudirman. LED Denpasar berada di Halte Transjakarta Denpasar di depan Menara BPJAMSOSTEK, Gatot Subroto, sehingga relevan untuk kampanye yang memang menyasar pengguna halte. Di luar Jakarta, LED JPO Metropolitan Mall Bekasi berukuran 6 x 12 m bisa menjadi pendamping aktivasi di area mal tersebut.
Skemanya sederhana: layar menyampaikan pesan utama dan arah ("temukan halte kami di..."), instalasi memberi pengalaman, lalu konten dari pengunjung memperpanjang umur kampanye di media sosial. Daftar lengkap titik beserta ukurannya bisa diminta ke tim kami bersama rekomendasi kombinasi yang sesuai dengan lokasi instalasi.
Jadwal untuk kampanye akhir tahun
Pertengahan Oktober adalah waktu yang tepat untuk mulai bila Anda mengincar periode Natal dan tahun baru. Rilis film liburan, promo belanja Desember, dan acara malam pergantian tahun membuat ruang kota padat dengan materi brand, dan slot pemasangan di lokasi favorit cepat terisi. Urutan kerja yang biasa kami jalankan: brief dan survei, konsep dan gambar kerja, pengajuan izin berjalan paralel dengan produksi, pemasangan, lalu periode tayang dengan perawatan. Semakin custom bentuk strukturnya, semakin panjang waktu produksinya, jadi keputusan desain sebaiknya dikunci lebih awal.
Bila waktunya sudah mepet, pilih desain yang lebih banyak memakai panel cetak dan pencahayaan dibanding bentuk tiga dimensi. Hasilnya tetap berbeda dari iklan biasa, tetapi produksinya jauh lebih singkat.
Langkah berikutnya
Siapkan tiga hal sebelum menghubungi kami: tanggal mulai yang tidak bisa digeser, area kota yang ingin disasar, dan satu kalimat tentang apa yang harus dilakukan orang setelah melihat instalasi Anda. Lihat dulu contoh instalasi sebelumnya di galeri dan detail layanan di halaman on-ground creative branding. Setelah itu, hubungi tim 8infiniooh lewat WhatsApp +6282288108888 atau email untuk rekomendasi lokasi, konsep awal, dan penawaran.